Mustahil, ‘Wajah’ Bopeng DPR Mendatang Lebih Baik
Banyaknya calon legislatif (caleg) yang terjerat berbagai kasus moral, mustahil membuat ‘wajah’ DPR menjadi lebih baik. Dengan realitas yang akhir-akhir ini terjadi, mustahil, stigma negatif DPR, seperti gemar korupsi, hobi selingkuh, suka menghamburkan uang Negara akan hilang.
Sebab, belum saja pemilu diadakan, beberapa caleg yang sudah berani melakukan pelanggaran. Seperti kasus narkoba, korupsi, illegal logging, dan pergi ke panti pijat. Bahkan, tindakan amoral tersebut ada yang dilakukan oleh kader partai islam.
Sebagaimana yang dikatakan Sekretaris Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KP2KKN) Jateng Eko Haryanto, di Semarang, Jateng ada dua caleg yang terlibat narkoba dan 13 terlibat korupsi. Hal tersebut belum dengan kasus-kasus yang terjadi di daerah lainnya.
Dari sini bisa diketahui, selektiftas moral caleg sangat rapuh. Tidak adanya rekam jejak dan fit and proper test para caleg yang dijadikan test case partai. Pemilihan caleg hanya berdasarkan uang dan popularitas. Sedangkan moralitas dan kompetensi menjadi second option.
Dari realitas inilah, maka sanksi, jika pemilu tahun ini bakal mengeluarkan para wakil rakyat yang menjunjung tinggi nilai moralitas. Sehingga, tidak mustahil, ‘wajah’ bopeng DPR akan terulang kembali. Ironis bangsa ini akan bermoral baik. Sebab, para calegnya sejak awal mula saja sebagian sudah terindikasi amoral. Tunggu saja ‘wajah’ bopeng DPR yang berikutnya. Yang pasti tak kalah seru.
ditulis oleh: Syaiful Anshor
0 komentar:
Posting Komentar